Sabtu, 24 Maret 2018

Kuliah Umum Pascasarjana STAIN Parepare; Dr. Fiqri, Ajak Lestarikan Alam

STAIN Parepare ---Pascasarjana Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Parepare menggelar kuliah umum. Dihadiri oleh direktur Pascasarjana, para wakil ketua, dosen-dosen serta mahasiswa yang sedang menempuh jenjang strata dua (S2). Dilaksanakan di Ruang Seminar Pascasarjana STAIN Parepare, kuliah umum ini dilakukan dalam rangka pembukaan kuliah semester genap tahun akademik 2017/2018.

Kuliah umum ini ditandai dengan orasi ilmiah yang dibawakan oleh narasumber Dr. Fiqri, S. Ag, M. HI dengan mengangkat judul The Reconciliation of Enviromental Fiqh in Indonesia Legal System.  Direktur Pascasarjana, Prof. Abd. Rahim Arsyad mengapresiasi dikarenakan materi kuliah umum menggunakan bahasa Inggris, bahkan Prof. Abd. Rahim Arsyad berharap agar pembukaan kuliah selanjutnya dapat menggunakan bahasa Arab.

[caption id="attachment_7409" align="alignnone" width="300"] Foto: Prof. Dr. H. Abd. Rahim Arsyad, MA (Direktur Pascasarjana STAIN Parepare)[/caption]

Sementara itu, Dr. Fiqri dalam orasinya menjelaskan agar manusia berlaku ikhsan terhadap lingkungan seperti mencintai binatang, tumbuhan serta hemat energi. “Manusia tidak bisa dipisahkan dengan alamnya, maka mari kita melestarikan," ajak Fiqri yang juga merupakan dosen tetap STAIN Parepare. Hal ini dikarenakan berbagai bencana alam telah melanda Indonesia termasuk di Sulawesi Selatan baik itu banjir, tanah lonsor maupun angin puting beliung.

[caption id="attachment_7406" align="alignnone" width="300"] Foto: Suasana Kuliah Umum[/caption]

Di sisi lain, Dr. Sudirman wakil ketua II bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan yang mewakili Ketua STAIN untuk membuka perkuliahan secara resmi mengungkapkan  rasa terima kasih kepada narasumber karena telah mengangkat tema fiqhi lingkungan. “Patut rasanya, kita berterima kasih kepada Dr. Fiqri karena hari ini menyampaikan kepada kita bahwa Islam itu memang ajaran yang lengkap. Di dalamnya telah disinggung agar memelihara lingkungan. Karena toh dampaknya pasti kembali kepada manusia,” jelas Sudirman.

[caption id="attachment_7408" align="alignnone" width="300"] Foto: Dr. H. Sudirman. L, MH saat memberi sambutan[/caption]

Selain itu, ia juga mengingatkan agar ilmu pengetahuan yang diperoleh diterapkan untuk menjaga lingkungan. “Kita berkewajiban untuk menuntut ilmu agar kita senantiasa menerapkan ilmu pengetahuan kita dengan baik agar lingkungan kita terjaga sebagai anugerah dari Allah swt," tambah Sudirman.

Kamis, 22 Maret 2018

Dr. Firman: Perguruan Tinggi dituntut Mutu atau Kualitas

STAIN Parepare --- Perkembangan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Parepare tidak hanya dinilai pada wilayah sarana dan prasana saja namun juga dari segi kulitas sumber daya manusianya. Hal ini yang mendorong Pusat Penjaminan Mutu (P2M) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Parepare semakin terus berupaya meningkatkan mutu atau kualitas sebuah perguruan tinggi. Adanya tantangan yang semakin kompleks di masa yang akan mendatang menjadikan sebuah perguruan tinggi harus segera survive dengan memperbaiki mutu kualitas sumber daya manusia khususnya mahasiswa yang nantinya akan menjadi alumni.

[caption id="attachment_7396" align="alignnone" width="312"] (Foto: Saat berlangsungnya Ekspose)[/caption]



 

Oleh karena itu, P2M STAIN Parepare melakukan ekpose sebagai tindak lanjut dari hasil audit mutu internal akademik yang telah dilakukan sebelumnya. Ekpose ini dilakukan untuk mengukur pencapaian standar-standar yang ada dalam penetapan standar pada setiap program studi. "Tujuan sebenarnya mengetahui kekurangan dan kita menyempurnakan dan itu menjadi tanggung jawab bersama. Jadi bukan hanya tanggung jawab pimpinan, sesungguhnya semua bertanggung jawab baik itu penanggung jawab prodi, para ketua jurusan, wakil-wakil ketua termasuk kami sebagai pengawal mutu", jelas Firman kepala P2M STAIN Parepare. Dihadiri oleh para wakil ketua dan ketua-ketua jurusan serta para penanggung jwab program studi (prodi), kegiatan ekspose berlangsung di ruang seminar Pascasarjana STAIN Parepare (21/03). Pencapaian standar akan terus ditingkatkan demi kualitas alumni yang lebih baik lagi. "Alumni-alumni yang kita hasilkan itu harus dijamin kompetensinya apakah sudah tercapai, kebutuhan masyarakatnya sudah sesuai artinya kita tidak ingin mengecewakan semua yang berkepentingan. Tuntutan perguruan tinggi itu semakin tinggi, dituntut mutu kualitas, tidak bisa lagi kita melihat sepele", tambah Firman.

 

Selasa, 20 Maret 2018

3.203 Minat Pendaftar STAIN Parepare Khusus Jalur SPAN PTKIN

STAIN Parepare --- Pendaftaran jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) mendapat respon positif khususnya pendaftar yang memilih minat kuliah di STAIN Parepare (20/03). Hal ini terbukti dari laman SPAN PTKIN 2018, STAIN Parepare telah mendapatkan minat pendaftar sebanyak 3.203 khusus jalur SPAN PTKIN.

[caption id="attachment_7387" align="alignnone" width="136"] Foto: Screenshoot dari laman SPAN-PTKIN[/caption]

Jumlah pendaftar ini berdasarkan akumulasi minat pendaftar dari 27 program studi yang ada di STAIN Parepare. Salah satu program studi yang memiliki minat pendaftar tertinggi adalah Perbankan Syariah sebanyak 937 orang. Banyaknya pendaftar telah melebihi batas kuota yang akan diterima yakni hanya sekitar 503 kuota dari keseluruhan kuota yang akan diterima melalui jalur SPAN PTKIN . Adanya pembatasan kuota dikarenakan masih adanya dua jalur yang akan dibuka setelah jalur SPAN PTKIN yang akan berakhir pada tanggal 29 Maret 2018. “Kuota ini sudah sesuai dengan kementerian agama karena ini pembagian nasional. Adapun nantinya dari dua tahapan berikutnya, nanti kita akan diskusikan dengan pimpinan beserta panitia SPAN,” ungkap Zainal Said ketua panitia pelaksana penerimaan mahasiswa baru.

[caption id="attachment_7382" align="alignnone" width="300"] Foto: Dr. Zainal Said, M.H saat mengecek jumlah pendaftar terakhir khusus jalur SPAN PTKIN[/caption]

Lebih lanjut ia berharap agar kuota 503 ini bisa tercover, “kalau kita lihat dari peminat ini yaa sudah luar biasa 3. 203 ini dengan kuota 503, harapan kami sebagai tim agar 503 dari kuota SPAN ini bisa tercover di STAIN Parepare dalam artian bahwa 503 ini bisa mendaftar ulang di STAIN Parepare,” ungkap Zainal Said saat ditemui di ruangannya.


Rencananya pengumuman kelulusan jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN) PTKIN akan diumumkan pada 01 Mei mendatang dan para pendaftar yang dinyatakan lulus dapat melakukan pendaftaran ulang pada tanggal 22 Mei s/d 05 Juni 2018.

Serahkan SK, Ahmad Sultra Rustan Harap Perbaiki Kinerja

STAIN Parepare--- Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Parepare Ahmad Sultra Rustan menyerahkan SK (Surat Keputusan) kepada sejumlah pegawai STAIN Parepare, Selasa 20 Maret 2018. Penyerahan SK ini diberikan kepada Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), pegawai mutasi dan pegawai yang mendapat status kenaikan pangkat.

[caption id="attachment_7381" align="alignnone" width="352"] Foto: Sufilady saat diberi SK disaksikan oleh Waka I dan Kasubag Umum[/caption]

        

Penyerahan SK ini dilakukan di Ruang Rapat Senat Rektorat STAIN Parepare dengan disaksikan oleh para wakil ketua, Kasubag (kepala sub bagian) Umum, dan para ketua jurusan STAIN Parepare. Sebanyak 6 orang CPNS, 3 orang yang menerima SK kenaikan pangkat dan 1 pegawai mutasi dari salah satu Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) yang ada di kabupaten Pinrang. Diserahkannya SK ini setelah para pegawai memenuhi segala persyaratan sesuai dengan aturan kementerian Agama Republik Indonesia.

[caption id="attachment_7376" align="alignnone" width="300"] Foto: Ahmad Sultra Rustan (kiri), Emilia Mustary (tengah), Sudirman, L (kanan)[/caption]

Emilia Mustary salah satu pegawai yang baru-baru ini dinyatakan lulus dalam seleksi CPNS mengaku bersyukur dengan adanya SK ini.  “Alhamdulillah sekarang sudah ada SK berarti sudah resmi diakui oleh kementerian agama dengan ditempatkan di STAIN Parepare ini. Semoga bisa amanah dengan yang ditugaskan saat ini. Menghasilkan kinerja-kinerja terbaik, Insyaallah ,” harap Emilia salah satu dosen baru di jurusan Dakwah dan Komunikasi.

[caption id="attachment_7383" align="alignnone" width="300"] Foto: Dr. Ahmad Sultra Rustan saat memberi arahan[/caption]

Sementara Ketua STAIN Parepare Dr. Ahmad Sultra Rustan dalam arahannya mengingatkan kepada pegawai yang diberi SK agar tetap mematuhi kode etik, ontime serta memperbaiki kualitas kinerja. “Perbaikilah kinerja kita, yakinlah kita ini sangat menentukan bagi pengembangan lembaga kita. Saya ingin ada penilaian personil terhadap diri kita menganggap bahwa diri kita itu sangat dipentingkan oleh lembaga ini. Kalau kita tidak memperbaiki kinerja kita, maka yakinlah juga bahwa kita juga sudah mengurangi kualitas daripada lembaga ini,” jelas Ahmad.

   

 

 

Minggu, 18 Maret 2018

Hima Prodi PMI Gelar Workshop Ajatappareng for Action

STAIN Parepare --- Himpunan Mahasiswa (HIMA) Program studi (prodi)  Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) jurusan Dakwah dan Komunikasi STAIN Parepare menggelar workshop Ajatappareng for Action, Minggu 18 Maret 2018. Workshop ini dilaksanakan di Movie room STAIN Parepare dengan mengangkat tema yang Muda yang Bergerak, yang Muda Mengubah.



Workshop ini dilakukan guna memberi pengetahuan kepada peserta tentang bagaimana menyusun dan menyampaikan rencana rekomendasi RAD (Rencana Aksi Daerah) organisasi non pemerintah di Ajattappareng berdasarkan 4 pilar pembangunan serta memperkuat komitmen bersama melalui rencana pembentukan jaringan bersama. “Tujuan utama dalam workshop ini adalah mengembangkan rencana aksi dan menghubungkan berbagai komunitas pemuda sebagai langkah awal untuk melokalkan United Nations SGDs di Ajatappareng. Output dari kegiatan ini adalah perencanaan aksi  nyata”, jelas Syahril ketua Hima prodi PMI.

Ramli selaku penanggung jawab prodi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) mengatakan peserta workshop terdiri dari beberapa lembaga swadaya masyarakat, komunitas-komunitas masyarakat, organisasi daerah, lembaga kemahasiswaan dan UKM perguruan tinggi dalam dan luar STAIN, khususnya mahasiswa prodi PMI”, jelas Ramli.

Workshop dirancang dengan melibatkan peserta untuk aktif berfikir dan mengungkapkan pendapat di hadapan peserta lain. Muhammad Saukani salah satu peserta  mengaku kegiatan ini sangat bermanfaat. “ Materinya sangat bermanfaat sekali karena menunjang suatu organisasi atau komunitas sehingga kita dalam berorganisasi secara tidak langsung bisa ikut andil dalam mengsukseskan program pemerintah walaupun organisasi atau komunitas kita tidak berada dibawah naungan pemerintah”, ungkap Muhammad Saukani.



Kegiatan yang dibuka oleh Muhammad Djunaidi selaku wakil ketua I bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga mengaku sangat mengapresiasi serta mendukung workshop ini. Ia juga berharap agar mahasiswa dapat aktif dalam kegiatan yang beriorientasi pengembangan dan pemberdayaan masyarakat sebagai tindak lanjut program PBB: Sustainable Development Goals (SDGs). “Buat program yang sejalan dengan program STAIN dan pemerintah untuk pengembangan masyarakat”, harap Djunaidi kepada mahasiswa.

Sementara Muhammad Saleh selaku ketua jurusan Dakwah dan Komunikasi berharap agar menjadikan workshop ini sebagai ajang pelatihan dalam meningkatkan kemampuan baik secara teoritis maupun praktis. “Bangun sinergitas di kalangan mahasiswa, lembaga baik intra maupun eksternal untuk bersama membangun, mengembangkan dan memberdayakan masyarakat”, ungkap Muhammad Saleh saat memberi sambutan.

Porseni STAIN Parepare, Lihat dan Asah Potensi Mahasiswa

STAIN Parepare--- Dewan Mahasiswa (DEMA) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Parepare menggelar Pekan Olaraga, Seni dan Ilmiah (PORSENI) STAIN Parepare. Kegiatan ini dibuka langsung oleh ketua STAIN Parepare, Ahmad Sultra Rustan di Auditorium STAIN Parepare (15/03).



Ahmad Wirandani selaku ketua panitia mengatakan kegiatan ini dilakukan untuk menjalin silaturahim antar lembaga serta melihat dan mengasah potensi mahasiswa pada setiap lembaga kemahasiswaan yang ada di STAIN Parepare. “Insyaallah porseni ini juga sebagai ajang penyeleksian untuk persiapan PIONIR nantinya, yang pastinya ada pembinaan-pembinaan tertentu setelah acara," ungkap Ahmad Wirandani.

[caption id="attachment_7363" align="alignnone" width="408"] Foto: Penyerahan Piala Bergilir kepada Ketua DEMA STAIN Parepare[/caption]

Kegiatan yang berlangsung selama 7 hari ini mulai tanggal 15 s/d 21 Maret 2018. Dengan menyediakan berbagai lomba diantaranya kategori seni seperti lomba tilawatil Qur’an, tari kreasi, puisi, nyayi solo, demo perkusi stand up comedy dan fashion show. Kategori ilmiah seperti debat dan kategori olaraga seperti futsal, takraw, volly, catur, tennis meja, badminton dan lari.

Sumber Foto: Zulrahman

 

Jumat, 16 Maret 2018

P2M STAIN Parepare: Siap Ekspose Audit Mutu Internal Akademik

STAIN Parepare --- Pusat Penjaminan Mutu (P2M) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Parepare melakukan rapat koordinasi bersama para auditor yang sebelumnya telah diberi SK (Surat Keputusan) oleh ketua STAIN Parepare (16/03).

[caption id="attachment_7352" align="alignnone" width="300"] Foto: Saat Rapat sedang berlangsung[/caption]

Rapat yang berlangsung di ruang pertemuan P2M STAIN Parepare ini dilakukan dalam rangka persiapan ekspose audit mutu internal akademik. Ekpose ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari kegiatan workshop audit mutu internal yang telah dilaksanakan pada bulan Desember tahun lalu. Selain itu, para auditor telah melakukan audit mutu internal akademik pada jurusan-jurusan baik itu pada strata satu (S1) maupun  pascasarjana (S2).

Dr. Firman, M. Pd selaku kepala P2M STAIN Parepare mengatakan ekpose dilakukan agar temuan auditor segera ditindak lanjuti demi perkembangan STAIN Parepare yang lebih baik. “Hasil temuan para audit akan disampaikan kepada para penentu kebijakan dalam forum. Ini harus diekspose agar segera ditindak lanjuti, setelah ditindak lanjuti akan ditingkatkan lagi standarnya demi mengembangkan STAIN kedepannya," ungkap Firman yang ditemui usai rapat.

[caption id="attachment_7353" align="alignnone" width="300"] Foto: Dr. Firman, M. Pd, Kepala P2M STAIN Parepare[/caption]

Rencananya ekpose akan dilakukan dengan menghadirkan ketua STAIN Parepare, para wakil ketua, ketua jurusan serta para penanggungjawab program studi.